BADUNG,NusantaraMurni.com – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, Putu Parwata, menanggapi fenomena meningkatnya jumlah warga negara asing (WNA) yang bekerja sampingan di Bali, terutama di sektor informal. Ia menyampaikan bahwa kehadiran turis asing sejatinya memberikan dampak positif terhadap peningkatan tenaga kerja dan ekonomi lokal, namun tetap perlu pengawasan yang ketat.
“Pemerintah memberikan apresiasi karena kehadiran turis asing berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi dan tenaga kerja. Tetapi kita juga tidak menutup mata terhadap berbagai kendala yang bisa muncul,” ujar Putu Parwata dalam keterangannya kepada media, Selasa, 29 April 2025.
Menurutnya, pengawasan terhadap aktivitas WNA di daerah sangat penting dan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak saja. Ia menekankan perlunya kerja sama yang solid antara komponen masyarakat adat dan aparat pemerintah di tingkat desa.
“Yang paling penting sekarang adalah kerja sama. Klian adat, klian dinas, pecalang, dan Babinsa harus saling bersinergi untuk mengawasi WNA yang ada di wilayahnya masing-masing,” tegas politisi asal Badung tersebut.
Ia mengingatkan agar kehadiran WNA tidak sampai menimbulkan keresahan atau kekacauan di masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan yang konsisten dan kolaboratif mutlak diperlukan.
“Jangan sampai ada orang asing yang keberadaannya justru menimbulkan kekacauan. Kita harus jaga bersama agar situasi di Bali tetap aman, nyaman, dan tertib,” tutup Putu Parwata.





