Boyolali,NUSANTARAMURNI.com– Kodim 0724/Boyolali terus menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah melalui peningkatan kemampuan prajurit. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar latihan teknis dan taktis sistem blok penanganan konflik sosial yang berlangsung di Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Rabu (29/04/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari tugas kewilayahan TNI AD dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat. Melalui latihan tersebut, para prajurit dibekali kemampuan dalam menghadapi berbagai potensi konflik yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Pasiops Kodim 0724/Boyolali Kapten Inf Muslih menjelaskan bahwa latihan ini merupakan implementasi nyata peran TNI dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi dinamika sosial di wilayah binaan.
Dalam pelaksanaannya, prajurit terlebih dahulu dilatih untuk mengidentifikasi jenis-jenis konflik yang kerap muncul, baik yang bersifat horizontal antarwarga maupun vertikal antara masyarakat dengan pemerintah. Pemahaman terhadap akar permasalahan seperti ketimpangan sosial, sengketa lahan, hingga ketidakpuasan terhadap kebijakan menjadi dasar utama dalam menentukan langkah penanganan yang tepat.
Kodim 0724/Boyolali juga mengedepankan pendekatan pemberdayaan masyarakat sebagai strategi utama. Melalui komunikasi sosial, pelatihan, dan forum diskusi, masyarakat didorong untuk berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan secara mandiri dan damai, sehingga potensi konflik dapat diminimalisir sejak dini.
Selain itu, dalam situasi konflik yang memanas, pendekatan persuasif menjadi kunci. Prajurit dibekali kemampuan komunikasi yang humanis serta teknik mediasi guna meredam ketegangan dan menciptakan dialog terbuka yang berujung pada solusi bersama tanpa kekerasan.
Tidak hanya saat konflik berlangsung, peran Kodim juga berlanjut pada tahap pasca konflik. Upaya rekonsiliasi dilakukan dengan memperkuat kembali hubungan sosial serta memberikan dukungan moral kepada masyarakat terdampak, demi membangun kembali kepercayaan dan menjaga keharmonisan jangka panjang.
Melalui latihan ini, diharapkan seluruh prajurit Kodim 0724/Boyolali semakin profesional, responsif, dan humanis dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan di wilayah.
(Agus Kemplu)







