Surabaya,NUSANTARAMURNI.com- Menjawab persoalan bangsa akhir-akhir ini, khususnya di bidang ekonomi, Yayasan Persekutuan Dan Penelaah Alkitab Lahai Roi menggelar seminar “Economic Outlook 2025” dengan tema “Menavigasi Tantangan dan Meraih Peluang Ekonomi Indonesia di Tahun 2025”, bertempat di Gereja GKA Gloria Galaxy, Jl. Wisma Permai Barat Blok FP-12A, Surabaya. (Sabtu, 08/03/25).
Mengambil waktu yang terbatas, acara seminar ini dimulai pada pukul 17.00 hingga 20.30 WIB, sudah termasuk pemaparan materi, tanya jawab dan break makan malam. Seminar ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi perekonomian Indonesia di tahun 2025, menganalisis faktor-faktor pendorong dan penghambat pertumbuhan ekonomi, serta mengidentifikasi peluang dan tantangan ekonomi bagi berbagai sektor, ujar Randy Tejo mengawali sambutannya pembuka acara dan sebagai ketua pelaksana acara seminar ini.
Bapak Angsoka Yorintha Paundralingga, Ph.D yang saat ini dipercaya sebagai Head of Digital Payment Policy and Supervision Team Assistent Director – Senior Economist Bank Indonesia, menjadi narasumber utama. Beliau seorang ahli di bidang ekonomi yang akan membahas topik-topik penting, termasuk analisis terhadap kebijakan ekonomi pemerintah, perubahan pasar global, serta langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan oleh berbagai sektor untuk meraih pertumbuhan dan keberlanjutan. Selanjutnya dibantu oleh moderator Bapak Prof. Dr. Sautma Ronni Basana Batubara, S.E., M.E. dari Universitas Kristen Petra Surabaya.

Peserta seminar yang dihadiri oleh para pelaku usaha, aktivis, pekerja gereja, komunitas doa dan mahasiswa ini sangat fokus mendengarkan pemaparan yang disampaikan dengan seksama guna memperdalam pemahaman tentang perekonomian Indonesia ke depan, terlebih seminar ini merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk mendapatkan informasi langsung dari narasumber.
Dalam sesi tanya jawab, banyak dari peserta yang ingin bertanya tentang peluang usaha dan apa yang mesti kita lakukan untuk bisa meraih peluang tersebut. Salah satunya contoh konkret dari ekonomi hijau, pertanyaan yang diajukan oleh peserta seorang mahasiswa.

Kesimpulan yang bisa diambil dari gambaran besarnya, sesuram ekonomi ke depan yang belum ada kepastian kita semua harus bisa berpikir positif karena kita semua meyakini di balik bencana, pasti ada rencana yang Tuhan sediakan bagi kita untuk meraihnya. Ambil peluang yang ada, dan gunakan kreativitas kemampuan berpikir kita untuk meraihnya. (Cak Pono)





