Tabanan,Nusantaramurni.com – 10 Maret 2024Ribuan warga Tabanan tumpah ruah ke jalan pada Minggu (10/3) untuk menyaksikan pawai ogoh-ogoh yang diadakan di alun-alun kota. Pawai ini merupakan tradisi tahunan yang diadakan pada hari pengerupukan, sehari sebelum Hari Raya Nyepi.
Meskipun diguyur gerimis, antusiasme warga tidak surut. Mereka rela berhujan-hujanan demi melihat ogoh-ogoh yang diarak oleh 22 seka truna truni dari berbagai dusun di Tabanan.
Ogoh-ogoh yang ditampilkan pun beragam, mulai dari yang berbentuk monster raksasa hingga yang bertemakan kritik sosial. Setiap ogoh-ogoh diiringi dengan tarian dan musik tradisional yang menambah semarak suasana.
Wisnu Artana, salah satu warga Tabanan, mengatakan bahwa dia selalu menantikan acara pawai ogoh-ogoh ini. “Ini adalah tradisi yang sangat meriah dan patut dilestarikan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Parade Ogoh-ogoh Tabanan, I Wayan Sujana, mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk melestarikan budaya Bali dan memberikan ruang bagi para pemuda untuk berkreasi.
“Kami berharap acara ini dapat menjadi daya tarik wisata dan meningkatkan minat generasi muda terhadap budaya Bali,” ujarnya.
Berikut beberapa poin penting dari berita tersebut:
Ribuan warga Tabanan antusias menyaksikan pawai ogoh-ogoh di alun-alun kota.
Pawai ini merupakan tradisi tahunan yang diadakan pada hari pengerupukan.
22 seka truna truni dari berbagai dusun di Tabanan berpartisipasi dalam pawai ini.
Ogoh-ogoh yang ditampilkan beragam, mulai dari yang berbentuk monster raksasa hingga yang bertemakan kritik sosial.
Acara ini bertujuan untuk melestarikan budaya Bali dan memberikan ruang bagi para pemuda untuk berkreasi.






