Momentum Akselerasi Perjuangan DPW Forum Bela Negara RI Provinsi Bali

BALI,NUSANTARAMURNI.com-12 Oktober 2025 – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Republik Indonesia Provinsi Bali secara resmi dikukuhkan dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di Hotel Zizz, Tegal Jaya, Dalung, Kuta Utara, Badung. Acara pelantikan ini tidak sekadar menandai suksesi kepemimpinan, melainkan menegaskan komitmen kolektif untuk mengintensifkan peran aktif dalam penguatan kesadaran bela negara di tengah masyarakat Bali.

Kehadiran Direktur Bela Negara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Brigjen TNI G. Eko Sunarto, M.Si., memberikan bobot institusional yang signifikan pada acara tersebut. Beliau menyertai prosesi penting ini, menyiratkan dukungan penuh dari pemerintah pusat terhadap konsolidasi dan agenda FBN di tingkat regional.

Ida Bagus Putu Parta, S.E., S.H., yang kini secara resmi memegang tampuk kepemimpinan sebagai Ketua DPW FBN RI Provinsi Bali, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas solidaritas dan partisipasi aktif dari seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FBN di tingkat kabupaten/kota se-Bali.

“Pengukuhan ini bukanlah puncak, melainkan garis start. Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada segenap pengurus DPD di seluruh kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dan menunjukkan komitmen kolektif dalam menyukseskan acara pelantikan ini. Soliditas internal ini adalah modal esensial kita,” ujar Ida Bagus Putu Parta, didampingi oleh jajaran penting seperti Bapak Ketut Aryana, Mangku Suteja, S.H., dan Wayan Darna, S.Sos., M.A.P.

Lebih lanjut, Ketua DPW FBN Bali menekankan bahwa momentum pelantikan ini merupakan penanda dimulainya fase perjuangan yang lebih terstruktur dan masif.

“Dengan telah dilantiknya DPW FBN Provinsi Bali, ini adalah isyarat tegas dimulainya perjuangan kita. Perjuangan ini terintegrasi, bukan semata demi kepentingan organisasi, melainkan demi bangsa dan kesejahteraan masyarakat secara komprehensif. Kami berharap FBN dapat menjadi katalisator dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, merawat keberagaman, dan memperkuat ketahanan nasional di Pulau Dewata,” tegasnya.

Visi yang diusung oleh kepengurusan baru ini diproyeksikan untuk berfokus pada sinergi antara nilai-nilai kearifan lokal Bali dengan semangat bela negara, memastikan bahwa implementasi kesadaran bela negara berakar kuat dalam konteks budaya dan sosial masyarakat setempat.

Pelantikan ini secara implisit menuntut adanya akselerasi program kerja yang transformatif, melibatkan semua elemen masyarakat, mulai dari institusi pendidikan, tokoh adat, hingga generasi muda, untuk bersama-sama merespons tantangan kontemporer yang berpotensi menggerus identitas dan kedaulatan bangsa.

 

AR81