Wujud Kepedulian Sosial, LPD Desa Adat Mengwi Salurkan Beasiswa hingga Bantuan Disabilitas

MENGWI,NUSANTARAMURNI.com– Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Mengwi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada krama (masyarakat) adat. Pada Kamis (12/03/2026), LPD Mengwi menggelar aksi sosial berupa penyerahan beasiswa pendidikan, bantuan sembako bagi penyandang disabilitas, serta paket tali kasih bagi para pemangku di wilayah setempat.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menyasar total 223 penerima manfaat, yang terdiri dari 113 warga penyandang disabilitas, 60 pemangku, serta 50 siswa berprestasi dan kurang mampu dari jenjang pendidikan di wilayah Desa Mengwi.

LPD desa mengwi

Penyerahan bantuan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk empati dan perhatian mendalam LPD terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Khusus bagi para siswa, bantuan beasiswa diberikan sebagai pemantik motivasi agar mereka terus memacu prestasi meski di tengah tantangan ekonomi.

“Kami ingin kehadiran LPD dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama bagi warga disabilitas yang memerlukan dukungan ekstra serta para siswa agar tetap semangat dalam menempuh pendidikan,” ujar Kepala LPD Desa Adat Mengwi, Drs. I Wayan Agus Eka Wijaya.

Wayan Agus menegaskan bahwa keberhasilan LPD dalam mengelola dana masyarakat harus dikembalikan lagi dalam bentuk program-program yang menyentuh akar rumput. Menurutnya, investasi pada sumber daya manusia (SDM) melalui beasiswa adalah kunci keberlanjutan Desa Adat Mengwi di masa depan.

“Melalui kegiatan ini, LPD Desa Adat Mengwi berharap dapat terus berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan,” tambahnya.

Selain menyasar sektor pendidikan dan kelompok rentan, perhatian terhadap para pemangku (rohaniwan) juga menjadi prioritas. Paket bantuan yang diberikan kepada 60 pemangku merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani urusan spiritual masyarakat adat.

Di tengah dinamika ekonomi, LPD Mengwi berupaya menjaga keseimbangan antara fungsi bisnis dan fungsi sosialnya. Langkah ini dipandang sebagai implementasi konsep Tri Hita Karana, khususnya hubungan harmonis antar sesama manusia (Pawongan).

LPD desa mengwi

“Ini menjadi wujud nyata komitmen LPD dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat adat. Kami ingin memastikan bahwa LPD bukan hanya lembaga keuangan, tapi juga pelindung dan pendukung bagi krama,” tegas Wayan Agus menutup keterangannya.

Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Para penerima manfaat berharap langkah serupa dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi lembaga adat lainnya di Bali untuk tetap mengedepankan asas gotong royong.

 

AR81