Gemuruh Arena Virtual di Tengah Budaya Lokal: E-Sport Mobile Legends Meriahkan Buduk Festival 2025.

MENGWI,NUSANTARAMURNI.com- Atmosfer digital dan tradisi berpadu dalam sebuah perhelatan unik yang menandai puncak dari Buduk Festival 2025. Pada Sabtu (13/09/2025), Balai Banjar Umacandi di Desa Buduk, Mengwi, menjadi saksi bisu atas gelaran turnamen E-Sport Mobile Legends yang mempertemukan talenta-talenta terbaik antar-banjar. Acara ini tak hanya menampilkan persaingan ketat di ranah virtual, tetapi juga menegaskan bagaimana teknologi modern dapat terintegrasi secara harmonis dengan kearifan lokal.

Turnamen yang digagas sebagai salah satu agenda utama dalam rangkaian Buduk Festival 2025 ini berhasil menarik perhatian ratusan partisipan dan penonton. Tim-tim perwakilan dari masing-masing banjar menunjukkan kemampuan strategis dan kekompakan yang luar biasa dalam memperebutkan gelar juara. Sorak sorai pendukung menggema setiap kali tim kesayangan mereka berhasil mengeliminasi lawan, menciptakan dinamika yang tak kalah seru dari pertandingan olahraga konvensional.

Kepala Desa Buduk, I Ketut Wira Adi Atmaja

Kepala Desa Buduk, I Ketut Wira Adi Atmaja, hadir secara langsung untuk mengapresiasi antusiasme generasi muda terhadap dunia E-Sport. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan positif semacam ini sebagai wadah bagi para pemuda untuk menyalurkan bakat dan energi mereka. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa kita bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya kita. E-Sport ini adalah bukti bahwa kolaborasi antara tradisi dan inovasi bisa menciptakan sesuatu yang luar biasa,” ujarnya.

Puncak acara ditutup dengan momen yang paling dinanti: penyerahan hadiah. Perbekel Buduk, Bapak I Ketut Wira Adi Atmaja, secara simbolis menyerahkan hadiah kepada tim pemenang yang berhasil keluar sebagai juara turnamen. Momen ini menjadi penegasan bahwa prestasi di dunia digital pun layak mendapatkan pengakuan, sama seperti prestasi-prestasi lainnya.

Kepala Desa Buduk, I Ketut Wira Adi Atmaja

Turnamen E-Sport Mobile Legends ini menjadi penutup yang manis bagi Buduk Festival 2025. Keberhasilannya tidak hanya mengukir sejarah sebagai salah satu ajang E-Sport lokal terbesar di desa, tetapi juga memberikan inspirasi bahwa ruang-ruang publik, seperti balai banjar, dapat berfungsi lebih dari sekadar tempat pertemuan formal. Mereka bisa menjadi arena bagi kreativitas, kompetisi, dan persaudaraan, baik di dunia nyata maupun virtual. Acara ini secara nyata telah menjembatani kesenjangan antargenerasi, membuka lembaran baru bagi perpaduan antara budaya dan teknologi di Desa Buduk.

 

AR81