DENPASAR,NUSANTARAMURNI.com– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pena Nusantara Bersatu (PNB) Provinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) strategis guna memperkuat struktur organisasi dan memantapkan program kerja tahunan. Acara yang berlangsung pada Rabu (29/04/2026) siang ini menjadi momentum penting bagi organisasi dalam menyelaraskan visi di tingkat daerah maupun kabupaten/kota.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Dewan Penasehat DPW PNB Bali yakni Cahaya Kesuma Negara, pengurus harian DPW, serta seluruh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PNB dari sembilan kabupaten/kota se-Provinsi Bali. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan soliditas dan komitmen tinggi dalam membesarkan organisasi sosial tersebut di Pulau Dewata.
Dalam sambutannya, Ketua DPW Pena Nusantara Bersatu (PNB) Provinsi Bali, Mujiardi Santoso, menekankan bahwa pertemuan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan roda organisasi berjalan sesuai dengan rel yang telah ditetapkan. Ia mengawali pidatonya dengan salam lintas agama yang hangat, mencerminkan nilai toleransi yang dijunjung tinggi oleh PNB.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas asung kerta wara nugraha-Nya, kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat dan penuh semangat integritas. Rapat koordinasi hari ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum krusial bagi kita untuk menyatukan derap langkah dan memperkuat simpul organisasi,” ujar Mujiardi di hadapan para peserta rakor.
Lebih lanjut, Mujiardi menegaskan bahwa PNB harus menjadi organisasi yang berdampak. “Kita harus memastikan bahwa setiap program kerja yang kita canangkan benar-benar mendarat dengan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh pelosok Bali. Integritas dan sinergi antar pengurus adalah kunci utama,” tambahnya.
Sebagai bentuk ketaatan terhadap aturan hukum dan administrasi negara, DPW PNB Bali turut mengundang pihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali. Kehadiran instansi terkait diwakili oleh Ibu Wayan Suathini.
Dalam sesi pengarahan, Wayan Suathini memaparkan secara detail mengenai tata cara dan persyaratan bagi organisasi kemasyarakatan (Ormas) agar dapat tercatat secara resmi di Kesbangpol. Langkah ini dinilai sangat penting agar setiap kegiatan yang dilakukan oleh PNB memiliki payung hukum yang jelas dan dapat bersinergi dengan program-program pemerintah daerah.
“Keabsahan administrasi adalah fondasi bagi sebuah organisasi untuk bergerak lebih luas. Dengan tercatat di Kesbangpol, organisasi memiliki akses untuk berkolaborasi lebih erat dengan pemerintah dalam membangun daerah,” ungkap Suathini dalam penjelasannya.
Rapat koordinasi ini juga membahas mengenai penguatan administrasi internal dan evaluasi program kerja di masing-masing DPD. Diskusi berlangsung interaktif, di mana para Ketua DPD menyampaikan perkembangan terkini mengenai kondisi sosial dan potensi program pemberdayaan di wilayah masing-masing.
Melalui rakor ini, DPW PNB Bali berharap seluruh pengurus memiliki pemahaman yang sama mengenai arah kebijakan organisasi ke depan. Fokus utama PNB Bali tetap pada bidang sosial, kemanusiaan, serta pengabdian masyarakat yang sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal Bali.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, yang semakin mempererat hubungan persaudaraan antara pengurus DPW, DPD, dan pihak pemerintah provinsi. Dengan tuntasnya rakor ini, Pena Nusantara Bersatu Bali siap tancap gas menjalankan agenda-agenda strategis di tengah masyarakat.
AR81







