KLUNGKUNG,NUSANTARAMURNI.com– Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik warga di wilayah Dusun Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung pada Rabu (4/2/2026) petang. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil akibat amukan si jago merah tersebut ditaksir mencapai Rp150 juta.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.19 WITA. Dua orang saksi, I Putu Sudiartawan (18) dan I Putu Sumiarta (18), yang saat itu tengah sibuk membuat Ogoh-ogoh di Balai Banjar Buayang, melihat kepulan asap putih membubung tinggi.
Curiga dengan pemandangan tersebut, keduanya bergegas menuju lokasi asal asap. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), mereka mendapati rumah milik I Ketut Swastika (55), seorang warga yang berprofesi sebagai sopir, sudah diselimuti asap tebal. Kondisi gerbang rumah yang terkunci sempat menyulitkan akses masuk.
Mengetahui adanya api, para saksi segera menginformasikan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan istri korban yang saat itu sedang berjualan di depan gang rumah.
Kepala Dusun (KBD) Buayang, I Wayan Nati, yang menerima laporan warga langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Gunaksa dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Klungkung.
Sekitar pukul 18.35 WITA, empat unit armada Damkar Klungkung tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 19.30 WITA.
Pasca-pemadaman, Wakil Bupati Klungkung hadir langsung di lokasi pada pukul 19.32 WITA untuk meninjau kondisi warganya yang tertimpa musibah serta memberikan dukungan moral kepada keluarga korban.
Guna kepentingan penyelidikan, personel Polsek Dawan yang dipimpin oleh Pawas PS. Kanit Samapta langsung mengamankan TKP dengan memasang garis polisi (police line). Tak lama berselang, pukul 20.14 WITA, Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Klungkung tiba untuk melakukan olah TKP mendalam.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, api diduga kuat berasal dari bagian tengah bangunan yang terdiri dari empat ruang kamar tersebut. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena:
-Korban (Ketut Swastika) sedang bekerja sebagai sopir.
-Istri korban sedang berjualan di depan gang.
-Anak korban sedang pergi memancing.
“Pihak keluarga menilai peristiwa ini murni akibat korsleting listrik dan menyatakan telah mengikhlaskan musibah tersebut,” tulis laporan dari pihak kepolisian.
Total kerugian materiil mencakup satu unit bangunan rumah beserta isinya. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali di bawah pengawasan Polsek Dawan.
AR81








