MEDAN,NUSANTARAMURNI.com– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemantau Aparatur Negara (PENA) Nusantara Bersatu menggelar acara buka puasa bersama (bukber) yang berlangsung khidmat di Jalan Eka Sama, Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Rabu (04/03/2026). Meski dikemas dalam kesederhanaan, acara ini menjadi momentum penting bagi lembaga untuk berbagi keberkahan dengan menyantuni puluhan anak yatim dan kaum lansia.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PENA Nusantara Bersatu, Zulkifli, yang didampingi oleh Panglima Nusantara Bersatu, M. Ismail, serta Ketua Srikandi Nusantara Bersatu, Rosmawati, S.Pd. Turut hadir jajaran pengurus dari DPW PENA Betor Bersatu, Ikatan Mahasiswa DPP PENA Nusantara Bersatu, hingga Ketua DPC Percut Sei Tuan, Suganda.
Dalam arahannya, Ketua Umum Zulkifli menekankan pentingnya menjaga soliditas antaranggota. Ia menegaskan bahwa lembaga ini akan terus bergerak maju mengawal kepentingan rakyat tanpa rasa ragu.
“DPP PENA Nusantara Bersatu harus tetap satu komando. Kita tidak akan pernah mundur meski jumlah kita mungkin tidak banyak di beberapa titik, namun kita harus yakin bahwa rezeki dan jalan keluar selalu ada bagi mereka yang berbuat baik kepada sesama,” ujar Zulkifli di hadapan para hadirin.
Secara khusus, Zulkifli memberikan perhatian kepada sayap organisasi PENA Becak Motor Bersatu. Ia memuji Sumber Daya Manusia (SDM) para pengemudi betor yang dinilainya terpelajar namun hanya belum mendapatkan keberuntungan ekonomi yang maksimal.
“Abang-abang betor kita memiliki potensi besar. Kedepannya, melalui lembaga ini, DPW PENA Becak Motor Bersatu akan kita dorong untuk bekerja sama dengan pihak pemerintah maupun swasta. Kita harus tunjukkan bahwa betor siap membantu masyarakat kapan saja. Ingat, jangan pernah takut selama kita benar. Kita dilindungi oleh undang-undang, dan negara ini berdiri karena adanya rakyat,” tegasnya.
Selain fokus pada pemantauan aparatur negara, lembaga ini juga menaruh perhatian pada isu sosial. Zulkifli menginstruksikan Srikandi Nusantara Bersatu untuk turun langsung membantu masyarakat yang mengalami kendala administratif, seperti penunggakan iuran BPJS Kesehatan atau masalah layanan publik lainnya.
Momentum ini juga ditandai dengan bergabungnya elemen mahasiswa ke dalam wadah Ikatan Mahasiswa DPP PENA Nusantara Bersatu. Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen, Ketum Zulkifli memberikan atribut lembaga secara gratis kepada para mahasiswa yang kini resmi menjadi sayap strategis organisasi.
Puncak acara ditutup dengan pemberian santunan berupa paket beras dan tali asih (amplop) kepada anak yatim dan lansia. Zulkifli berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi warga di bulan suci Ramadhan.
“Melalui doa anak yatim dan lansia yang kita santuni hari ini, insyaAllah lembaga kita akan terus berkembang. Saat ini kami sedang bersiap melakukan ekspansi ke berbagai provinsi di Indonesia guna memperluas jangkauan pengawasan dan pengabdian,” tambahnya.
Di akhir sambutan, Zulkifli menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dewan Pembina, Bapak H. M. Husni Mustafa, SE, MM, serta jajaran Dewan Penasehat dan para sahabat yang telah memberikan dukungan moril maupun materil sehingga kegiatan ini terlaksana dengan sukses.
AR81







