Pemerintah Desa Buduk Gelar Aksi Korporat Pembersihan Sungai Bersama Komunitas Relawan. 

Buduk,NUSANTARAMURNI.com-14 November 2025 – Sebagai respons proaktif terhadap potensi ancaman bencana hidrologi, khususnya memasuki periode intensitas curah hujan yang tinggi, Pemerintah Desa Buduk, Badung, berinisiatif melaksanakan kegiatan gotong-royong pembersihan alur sungai. Aksi komprehensif ini merupakan manifestasi dari kolaborasi harmonis yang melibatkan unsur-unsur utama desa, termasuk kemitraan strategis dengan komunitas lingkungan Relawan Sungai Watch.

Kegiatan yang terselenggara pada hari Jumat, 14 November 2025, ini dipusatkan di salah satu segmen sungai krusial yang melintasi wilayah administrasi Desa Buduk. Perbekel Buduk, Bapak Ketut Wira, secara langsung memimpin jalannya aksi, didampingi oleh segenap jajaran perangkat dan staf Pemerintah Desa.

Partisipasi aktif juga ditunjukkan oleh berbagai elemen institusional desa, meliputi:

-Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

-Perwakilan institusi keamanan dan ketertiban desa, yaitu Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Buduk.

-Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Desa Buduk.

-Para Relawan Sungai Watch, yang membawa perspektif dan keahlian spesifik dalam manajemen sampah dan ekosistem sungai.

I Ketut Wira Adi Atmaja Perbekel Buduk menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan masif ini adalah sebagai langkah antisipatif dan preventif dini guna meminimalisasi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir pada saat musim hujan mencapai puncaknya.

Fokus utama operasi pembersihan tidak hanya tertuju pada badan sungai semata, tetapi juga meluas ke saluran-saluran draianse vital, termasuk gorong-gorong. Hal ini esensial untuk memastikan kelancaran debit air dan mencegah terjadinya penyumbatan yang dipicu oleh akumulasi material sampah anorganik. Sumbatan pada infrastruktur drainase seringkali menjadi faktor kontributif utama dalam insiden genangan dan banjir lokal.

 

Menyikapi urgensi pemeliharaan lingkungan, Perbekel Buduk menekankan pentingnya keberlanjutan dari inisiatif ini.

“Kami mengharapkan kegiatan yang bernilai luhur ini dapat terimplementasi secara periodik dan berkesinambungan melalui semangat gotong-royong. Lebih fundamental lagi, momentum ini harus dimanfaatkan sebagai katalisator untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran kolektif seluruh komponen masyarakat desa,” tegas Bapak Perbekel.

Beliau menutup pernyataan dengan seruan tegas yang berorientasi pada disiplin sosial: “Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk senantiasa menjaga higienitas dan kelestarian ekosistem sungai. Tindakan membuang sampah pada badan air secara sembarangan merupakan praktik yang harus dieliminasi demi kepentingan ekologis dan keselamatan komunal.”

Perbekel buduk

Kegiatan ini secara eksplisit menegaskan komitmen Pemerintah Desa Buduk dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan (ESG) sekaligus memperkuat pondasi ketahanan desa terhadap tantangan perubahan iklim dan bencana alam.

 

AR81