BADUNG,NUSANTARAMURNI.com– Tensi politik di tingkat daerah mendadak meninggi menyusul beredarnya pemberitaan di Majalah Tempo yang diduga mengubah nomenklatur Partai NasDem menjadi “PT NasDem Indonesia Raya Tbk”. Perubahan narasi ini memicu reaksi keras dari jajaran pengurus daerah, khususnya di Kabupaten Badung, Bali.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Badung, Antonius I Made Restika,S.E.,M.M., menyatakan keberatan yang mendalam atas penggunaan istilah tersebut. Menurutnya, penyebutan partai politik sebagai sebuah perseroan terbatas (PT) adalah kekeliruan fatal yang berpotensi mencederai marwah partai di mata publik.
Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan singkat pada Rabu (15/04/2026), Made Restika menegaskan bahwa NasDem adalah entitas politik yang sah secara hukum dan merupakan kekuatan besar di tingkat nasional.
“Sesuai apa yang saya baca dan amati, NasDem itu partai politik yang sah di RI ini. Bahkan secara nasional, NasDem masuk dalam jajaran empat besar. Kenapa Majalah Tempo mengubah narasinya menjadi PT NasDem Indonesia Raya Tbk?” ujar Made Restika dengan nada penuh tanya.
Ia menilai, narasi tersebut bukan sekadar salah ketik, melainkan penggiringan opini yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi jutaan kader di seluruh Indonesia.
“Saya sebagai kader partai meminta Majalah Tempo segera melakukan klarifikasi terbuka. Ini penting untuk meluruskan berita agar tidak terjadi miskomunikasi. Jika ada kekhilafan, segera minta maaf secara terbuka kepada Ketua Umum, Bapak Surya Paloh, dan seluruh kader NasDem se-Indonesia,” tegasnya.
Meski situasi di tingkat akar rumput sempat menghangat akibat pemberitaan tersebut, Made Restika mengimbau agar seluruh kader NasDem di Kabupaten Badung tetap tenang dan tidak terpancing melakukan tindakan emosional.
Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah serta tetap fokus pada pengabdian kepada masyarakat, sembari menunggu arahan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Saya mengimbau semua kader NasDem di Badung untuk tenang dan tetap solid. Jangan melakukan hal-hal yang merugikan partai maupun masyarakat. Karena ini ranahnya nasional, kita akan terus mengikuti perkembangan beritanya,” imbuh tokoh politik asal Badung tersebut.
Menutup pernyataannya, Made Restika menegaskan bahwa DPD NasDem Badung berada dalam posisi siap siaga dan patuh terhadap instruksi pimpinan tertinggi. Ia menjamin bahwa seluruh jajaran di bawah kepemimpinannya akan tetap setia pada garis perjuangan partai.
“Kami siap mengikuti instruksi kakak-kakak di DPP. Sikap kami jelas: tegak lurus dari atas ke bawah, satu komando di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bapak Surya Paloh,” pungkasnya menutup konfirmasi via WhatsApp tersebut.
AR81





