BALI,NUSANTARAMURNI.com– Mengawali tahun 2026 dengan semangat pembaruan, jajaran pengurus regional Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) Bali-Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat koordinasi strategis. Pertemuan penting ini berlangsung pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Aula Kampus Universitas Triatma Mulya, Dalung.
Dimulai tepat pukul 13.00 WITA, rapat ini menjadi momentum krusial bagi organisasi untuk meninjau kembali pencapaian masa lalu sekaligus merancang peta jalan (roadmap) masa depan yang lebih progresif.
Agenda utama pertemuan ini terbagi menjadi dua sesi besar: Evaluasi Kinerja Tahun 2025 dan Penyusunan Agenda Kerja Tahun 2026. Dalam sesi evaluasi, para pengurus membedah berbagai program kerja yang telah dijalankan sepanjang tahun lalu, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta merumuskan solusi efektif agar tidak terulang di masa mendatang.
Regional President Bali-NTB, Dr. Drs. I Ketut Putra Suarthana, M.M., dalam arahannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran pengurus yang hadir. Beliau menekankan bahwa soliditas pengurus adalah kunci utama keberhasilan organisasi.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan dedikasi seluruh pengurus regional. Rapat hari ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah untuk menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang akan berdampak langsung bagi kemajuan organisasi kita ke depan,” ujar Dr. I Ketut Putra Suarthana.

Tahun 2026 dicanangkan sebagai tahun “Berbenah” bagi FGBMFI Bali-NTB. Fokus utama organisasi adalah melakukan pengembangan internal yang masif untuk memastikan pengaruh FGBMFI semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya di kalangan pebisnis dan profesional di wilayah Bali dan NTB.
Salah satu pilar utama yang memperkokoh struktur organisasi tahun ini adalah penguatan Departemen Doa. Pengurus sepakat bahwa keberhasilan program kerja harus dilandasi oleh dasar spiritual yang kuat. Oleh karena itu, agenda doa bersama akan dilaksanakan secara rutin dan sistematis sebagai motor penggerak kegiatan organisasi.
Dalam pemaparan laporan wilayah, tercatat perkembangan positif dari beberapa cabang. Dr. I Ketut Putra Suarthana memberikan catatan khusus bagi chapter-chapter yang menunjukkan performa luar biasa dan keaktifan tinggi dalam menjalankan visi misi organisasi.
Salah satu yang mendapatkan sorotan positif dalam rapat tersebut adalah Barito Chapter. Chapter ini dinilai berhasil konsisten dalam menjalankan kegiatan dan menjaga koordinasi antar anggota, sehingga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi chapter-chapter lainnya di wilayah Bali dan NTB.
Dengan berakhirnya rapat ini, FGBMFI Bali-NTB resmi menetapkan sejumlah agenda kerja strategis untuk dua belas bulan ke depan. Semangat transformasi yang diusung diharapkan mampu membawa organisasi melangkah lebih jauh, tidak hanya dalam skala regional tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan karakter dan integritas para pria di dunia kerja.
Rapat ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen bulat dari seluruh pengurus untuk mengawal hasil keputusan rapat demi kejayaan FGBMFI Bali-NTB di tahun 2026.
AR81








