DPRD Badung Gelar Paripurna Istimewa, Tekankan APBD Realistis

BADUNG,NusantaraMurni.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna Istimewa bertema “Rumaketing Taksuning Bhuwana” yang bermakna menyatukan seluruh potensi untuk membangun Badung. Rapat berlangsung di Ruang Sidang Utama Gosana, Sekretariat DPRD Badung, Minggu (16/11/2025).

Sidang dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama para Wakil Ketua, serta dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, Sekda I.B. Surya Suamba, pimpinan lembaga daerah dan vertikal, anggota Forkopimda, jajaran OPD, KPU–Bawaslu, hingga Fraksi DPRD Badung.

Usai sidang, Anom Gumanti menjelaskan bahwa Paripurna Istimewa ini menjadi momentum penting bagi Bupati Badung untuk menyampaikan capaian pembangunan serta arah kebijakan ke depan. “Di sinilah kita berikan ruang kepada Bupati untuk menyampaikan kepada masyarakat Badung program-program yang sudah dan akan dicapai,” ujarnya.

Ia menilai Bupati Adi Arnawa yang baru delapan bulan menjabat telah menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor pemerintahan. “Tadi sudah banyak dijelaskan, dan saya kira sangat lengkap,” tambahnya.

Namun demikian, Ketua DPRD Badung turut menyoroti adanya penyesuaian signifikan dalam pembahasan APBD 2025 akibat tidak tercapainya target pendapatan daerah. Pendapatan daerah yang sebelumnya diproyeksikan mencapai Rp 10,5 triliun harus diturunkan menjadi Rp 9,5 triliun. Sementara rancangan APBD Badung yang sempat mencapai Rp 13 triliun direvisi menjadi Rp 10,3 triliun.

“Inilah langkah yang baik. Prestasi tidak selalu dilihat dari angka kenaikan. Yang terpenting adalah pengelolaan anggaran yang realistis,” tegas Anom.

Ia menambahkan bahwa efisiensi dan penghematan anggaran sebesar Rp 25 miliar menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan fiskal Badung. “Dewan mendukung penuh agar anggaran Badung tetap realistis dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Dengan digelarnya Paripurna Istimewa ini, DPRD Badung berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan Badung yang berkelanjutan, tertata, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.