BADUNG,Nusantaramurni.com – Program Belajar Gratis 1 Guru 1 Banjar resmi dicanangkan untuk meningkatkan kualitas akademik dan soft skill generasi muda Badung. Program ini diharapkan menjadi solusi konkret agar tidak ada lagi hambatan bagi anak-anak muda untuk berkembang, khususnya dalam penguasaan bahasa asing seperti bahasa Inggris.
Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana, menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu, 7 Desember 2024. Ia menekankan bahwa program ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memfokuskan pengembangan pada bahasa dan matematika.
“Mengingat jumlah 560 banjar dinas di Kabupaten Badung, dibutuhkan 560 guru bahasa asing untuk mendukung program ini berjalan optimal. Program ini dilakukan secara simultan dan serentak,” ujar Graha Wicaksana.
Sebagai jantung pariwisata internasional, penguasaan bahasa asing menjadi kebutuhan mendesak bagi sumber daya manusia (SDM) di Badung. Graha Wicaksana menilai program ini ideal karena akan meningkatkan daya saing masyarakat lokal dalam industri pariwisata global.
“Kita hidup di kawasan internasional. Jika masyarakat Badung, terutama generasi muda, fasih berbahasa Inggris, ini akan mendukung kemajuan ekonomi dan pariwisata kita. Nanti teknisnya akan dikaji lebih mendalam oleh tim perangkat daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Graha Wicaksana menekankan pentingnya kesiapan tenaga pengajar untuk program ini. Pemerintah Kabupaten Badung diminta mempersiapkan guru-guru khusus bahasa asing yang berkualitas agar program berjalan maksimal.
“Kami akan mengawal penuh program ini, termasuk kesiapan anggaran dan tenaga pengajar. Rapat-rapat kerja bersama pihak eksekutif akan kita fokuskan agar program ini bisa segera direalisasikan,” pungkas politisi PDI Perjuangan asal Kecamatan Kuta tersebut.
Program 1 Guru 1 Banjar diharapkan mampu mencetak generasi emas Badung menuju 2045 dengan SDM berkualitas, berdaya saing global, dan siap menghadapi tantangan di era pariwisata internasional.





