SOBANGAN,NUSANTARAMURNI.com– Semangat gotong royong dan kentalnya rasa persatuan terpancar jelas di Pura Prajapati, Banjar Tengah dan Selat, Desa Adat Sobangan, Kecamatan Mengwi. Pada Minggu (3/5), sebanyak 44 peserta mengikuti prosesi Metatah Massal yang menjadi bagian krusial dari rangkaian besar Karya Agung Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, dan Tawur Balik Sumpah Madya di pura setempat.
Upacara tradisi potong gigi ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan untuk menetralisir sifat buruk (Sad Ripu) dalam diri manusia, tetapi juga menjadi momentum penguat tali silaturahmi antarwarga.
Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, yang hadir langsung dalam prosesi tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap kemandirian dan kekompakan krama Desa Adat Sobangan. Menurutnya, keberhasilan menyelenggarakan karya sebesar ini merupakan bukti nyata bahwa masyarakat telah bersatu padu.
“Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada krama adat Desa Sobangan yang telah bersatu padu, bergotong-royong dalam melaksanakan karya ini. Kalau tidak bersatu, pasti kita tidak bisa melaksanakan karya ini,” tegas Wabup Bagus Alit Sucipta dalam sambutannya.
Beliau juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung tetap berkomitmen penuh untuk hadir di tengah masyarakat guna meringankan beban ekonomi, terutama dalam pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan yang memerlukan biaya besar. Ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar hingga akhir (puncak karya) dan membawa keselamatan bagi seluruh desa.
Bendesa Adat Sobangan, I Kadek Oka Suarya, menjelaskan bahwa rangkaian karya di Pura Prajapati ini merupakan agenda panjang yang telah dimulai sejak 4 April lalu. Puncak upacara telah berlangsung pada 29 April, dan seluruh rangkaian akan berakhir pada 10 Mei mendatang.
Dalam laporannya, Oka Suarya merinci bahwa kesuksesan acara ini didukung oleh berbagai pihak, baik dari sektor pemerintah maupun swadaya:
Bantuan Pemkab Badung: Dukungan berkelanjutan untuk pembangunan fisik dan sosial keagamaan.
– APBDes Sobangan: Alokasi dana sebesar Rp225 juta.
– Punia Pribadi: Sumbangan pribadi dari Perbekel Sobangan sebesar Rp15 juta.
“Mewakili krama, saya menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pemkab Badung yang telah tulus membantu masyarakat kami di Desa Sobangan,” ungkapnya.
Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan tokoh masyarakat, di antaranya:
– Anggota DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Laka.
– Anggota DPRD Badung, I Made Yudana (mewakili Ketua DPRD Badung).
– Kadis Kebudayaan Badung, I Gede Sukadana.
– Camat Mengwi, I Nyoman Suhartana beserta unsur Tripika Kecamatan.
– Perbekel Sobangan, I Ketut Tirtayasa.
– Bendesa Desa Adat Dukuh Moncos, I Made Sukada, serta Kelian Adat se-Desa Adat Sobangan dan Dukuh Moncos.
Dengan dilaksanakannya Metatah Massal ini, diharapkan para peserta dapat menjalankan swadharma sebagai manusia yang lebih bijaksana, sementara Desa Adat Sobangan semakin kokoh dalam balutan spiritualitas dan kebersamaan.
AR81







