Isu Kenaikan Harga BBM Per April 2026: Pengelola SPBU di Denpasar Pastikan Operasional Tetap Stabil

DENPASAR,NUSANTARAMURNI.com– Menjelang pergantian bulan menuju April 2026, rumor mengenai penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Menanggapi kabar tersebut, awak media melakukan pemantauan langsung ke lapangan guna melihat situasi terkini dan meminta tanggapan dari pihak pengelola stasiun pengisian bahan bakar.

Pada Senin (29/03/2026) siang, suasana di SPBU 54.801.10 Balun, Denpasar, terpantau ramai lancar. Aktivitas pengisian bahan bakar oleh kendaraan roda dua maupun roda empat berjalan normal tanpa adanya antrean panjang yang mencolok, meski isu kenaikan harga mulai berhembus di media sosial dan obrolan warga.

Admin SPBU 54.801.10 Balun, Agung Mahotama, saat ditemui di lokasi, memberikan tanggapan tenang terkait potensi kenaikan harga tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebagai penyalur, pihaknya selalu siap mengikuti regulasi dan keputusan resmi dari pemerintah maupun Pertamina.

“Kalau pun memang nanti ada kenaikan harga, kami dari pihak SPBU tidak merasa khawatir. Prinsipnya, kami hanya mengikuti harga baru yang ditetapkan secara resmi oleh pusat,” ujar Agung kepada awak media.

Menurutnya, perubahan harga adalah hal yang lumrah terjadi dalam dinamika industri migas. Ia menekankan bahwa fokus utama pengelola adalah memastikan ketersediaan stok agar tidak terjadi kelangkaan saat masa transisi harga berlangsung.

SPBU Balun

Lebih lanjut, Agung meyakini bahwa perubahan harga tidak akan memberikan dampak penurunan minat yang drastis dalam jangka panjang. Hal ini dikarenakan BBM telah menjadi kebutuhan primer bagi mobilitas masyarakat perkotaan seperti di Denpasar.

“Masyarakat pasti akan tetap mengisi BBM karena ini sudah jadi kebutuhan untuk aktivitas sehari-hari. Baik itu untuk bekerja, sekolah, maupun usaha, transportasi adalah urat nadi kegiatan mereka,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai besaran kenaikan harga untuk tiap jenis bahan bakar, baik subsidi maupun non-subsidi. Namun, biasanya penyesuaian harga dilakukan secara berkala setiap awal bulan dengan mempertimbangkan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah.

Sementara itu, beberapa pengendara yang ditemui di lokasi mengaku hanya bisa pasrah jika kenaikan benar-benar terjadi. Mereka berharap jika harga naik, ketersediaan stok harus benar-benar terjamin dan tidak terjadi antrean yang menyita waktu.

Pihak SPBU Balun sendiri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi warga Denpasar, terlepas dari dinamika harga yang akan terjadi pada 1 April mendatang.

 

AR81